Home / Uncategorized / Bawaslu DKI Lakukan Penyidikan Tentang Uang Kampanye

Bawaslu DKI Lakukan Penyidikan Tentang Uang Kampanye

Bawaslu DKI Lakukan Penyidikan Tentang Uang Kampanye – Tubuh Pengawas Penentuan Umum (Bawaslu) DKI telah lakukan penyelidikan berkaitan ada sangkaan politik duit yang dikerjakan oleh paslon cagub/cawagub DKI nomor urut 3 Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Akhirnya, pasangan Anies-Sandi tak dapat dibuktikan lakukan politik duit.

” Pertama itu peristiwa di Jakarta Barat, pihak paslon telah di panggil oleh Panwas (Panitia Pengawas) serta Bawaslu DKI telah pengawasan, akhirnya tak dapat dibuktikan (lakukan politik duit), ” kata Ketua Bawaslu DKI Mimah Susanti waktu dihubungi, Senin (14/11/2016) malam.

Baca Juga : Aduan Kampanye Pilgub DKI : Sangkaan Politik Duit Sampai Ada Anak-anak

Mimah menerangkan bagaimana sangkaan politik duit dapat hampiri pasangan yang diusung oleh Gerindra serta PKS itu. Anies, kata Mimah, waktu itu tengah berkampanye lantas lakukan salat. Usai salat, bekas Mendikbud itu memberi santunan pada anak yatim yang ada masjid.

” Itu tak masuk dalam politik duit, lantaran waktu itu tak tengah berkampanye. Ada unsur yg tidak dapat dibuktikan, yakni satu diantara berlangsung waktu tengah tak kampanye. Ke-2, duit diberikan bukanlah pada pemilih, ” tutur Mimah.

” Politik duit itu bila diberikan pada pemilih, ” lanjutnya.

Terlebih dulu, Bawaslu DKI Jakarta mengadakan penilaian proses kampanye yang telah jalan 14 hari. Mulai sejak lepas 28 Oktober 2016, Bawaslu telah memperoleh kian lebih 20 aduan sangkaan pelanggaran.

Berdasar pada laporan Panitia Pengawas (Panwas) se-DKI serta dokumen pengawasan Bawaslu DKI, pasangan nomor urut 1 Agus Yudhoyono-Sylviana Murni lakukan 15 sangkaan pelanggaran kampanye. Sedang paslon nomor urut 2, Basuki Tjahja Purnama (Ahok) -Djarot Saiful Hidayat serta paslon nomor urut 3, Anies Baswedan-Sandiaga Uno, semasing lakukan 6 sangkaan pelanggaran kampanye. Dari 6 sangkaan pelanggran yang dikerjakan oleh pasangan Anies-Sandi, salah nya ialah sangkaan politik duit.

About admin